Tuesday, 2 July 2013

DALAM DEKAPAN UKHUWAH

Karena beda antara kau dan aku sering jadi sengketa
Karena kehormatan diri sering kita tinggikan di atas kebenaran
Karena satu kesalahanmu padaku seolah menghapus
Sejuta kebaikan yang lalu

Wasiat Sang Nabi itu rasanya berat sekali:
“Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara”

Mungkin lebih baik kita berpisah sementara, sejenak saja
Menjadi kepompong dan menyendiri
Berdiri malam-malam, bersujud dalam-dalam
Bertafakkur bersama iman yang menerangi hati
Hingga tiba waktunya menjadi kupu-kupu yang terbang menari
Melantun kebaikan di antara bunga, menebar keindahan pada dunia

Lalu dengan rindu kita kembali ke dalam dekapan ukhuwah
Mengambil cinta dari langit dan menebarkannya di bumi
Dengan persaudaraan suci; sebening prasangka, selembut nurani,
Sehangat semangat, senikmat berbagi, dan sekokoh janji

Dalam Dekapan Ukhuwwah
Salim A Fillah


Puisi nukilan indah, akh mahbub Salim A Fillah ini terlalu menyentuh hati saya. Entah kenapa. Mungkin kerana sekarang saya berada di fasa perpindahan. Menanti masa untuk terjun ke medan yang baru. Terlalu merindukan kenangan lalu. Saya tahu tidak wujud istilah perpisahan di jalan Allah. Kerna pada akhirnya, kita akan bertemu di syurga.

Namun..
Semua ke syurga kecuali dia. Ku bimbang dialah diriku.

No comments:

Post a Comment